Showing posts with label Kromosom. Show all posts
Showing posts with label Kromosom. Show all posts

Apa Itu Kromosom




 Kromosom (bahasa Yunani: chroma, warna; dan soma, badan) merupakan struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA dan berbagai protein terkait yang merupakan informasi genetik suatu organisme.

Kromosom pertama kali dikemukakan oleh W. Waldenger dan diartikan sebagai chroma yang berarti warna dan soma yang berarti badan.

Kromosom merupakan substansi genetik yang tersusun atas protein histon dan rantai DNA yang mengandung kode – kode genetik. Rantai helix DNA yang panjang, tersusun melililit protein histon yang globular, sehingga ukurannya menjadi pendek. Bayangkan sebuah tali panjang yang dililitkan pada suatu kayu bundar.

Maka akan terbentuk struktur pendek, padat, dan berbentuk batang ini disebut kromosom. Ketika sel sedang mengadakan pembelahan (reproduksi sel), maka kamu akan dapt melihat kromosom karena strukturnya akan lebih padat akibat penduplikatan, serta kemampuan kromosom yang menyerap warna (kroma= warna; soma= tubuh). Kromosom terletak di dalam intisel, merupakan substansi yang berperan dalam pewarisan sifat dari induk ke keturunannya.

Pembagian Kromosom

Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.

a. Telosentrik

Telosentrik ini memiliki ciri-ciri yaitu memiliki lengan hanya satu, memiliki bentuk seperti batang, dan letak sentromernya berada di ujung.

b. Metasentrik

Metasentrik ini memiliki ciri-ciri yaitu mempunyai dua lengan yang sama panjang, dan letak sentromer berada di tengah memiliki bentuk seperti huruf V.

c. Akrosentrik

Akrosentrik memiliki ciri-ciri yaitu mempunyai dua lengan yang tidak sama panjang, letak sentromernya dekat ujung, dan memiliki bentuk seperti huruf J.

d. Submetasentrik

Kedua lengan hampir sama panjang, letak sentromer hampir di tengah, memiliki bentuk seperti huruf L.

Sel tubuh kromosom selalu berada dalam keadaan berpasang-pasangan. Kromosom yang berpasangan dengan memiliki bentuk, ukuran dan komposisi sama disebut kromosom homolog. Hal ini dapat dijumpai pada sel tubuh lalat buah yang memiliki 4 macam kromosom homolog, sedangkan manusia mempunyai 23 macam kromosom homolog.


Perangkat kromosom disebut genom, pada sel tubuh terdapat sepasang kromosom yang disebut diploid (2n), sedangkan pada sel gamet hanya terdapat satu pasang kromosom saja yang disebut dengan haploid (n). Seseorang yang mengalami penyakit kanker maka set kromosomnya lebih dari dua, kemungkinan terjadi triploid, tetraploid, dan poliploid.

LIMA CIRI CIRI KROMOSOM

Kromosom adalah kumpulan DNA yang dilingkarkan erat yang terletak di dalam nukleus hampir setiap sel di tubuh kita. Manusia memiliki 23 pasang kromosom.

a. LOKASI DAN FUNGSI

Salah satu dari lima ciri utama kromosom adalah bahwa kromosom berada di tengah sel, disebut nukleus. Ciri ini dimiliki oleh sel hewan dan tumbuhan. Inti adalah organel yang sangat khusus yang berfungsi sebagai pusat pengolahan informasi dan administrasi sel. Organel ini memiliki dua fungsi utama: ia menyimpan materi turun-temurun sel, atau DNA, dan ini mengkoordinasikan aktivitas sel, yang meliputi pertumbuhan, metabolisme perantara, sintesis protein, dan reproduksi (pembelahan sel).

b. PASANGAN

Kromosom datang berpasangan. Setiap sel tubuh manusia memiliki 23 pasang kromosom, setengah dari kromosom Anda berasal dari ibumu dan yang lainnya berasal dari ayah dengan total 46 helai DNA ini. Spesies lain memiliki jumlah kromosom yang mungkin berbeda dengan manusia.

c. JENIS KELAMIN ANAK

ciri kromosom yang lain adalah bahwa seorang ibu selalu menyumbang kromosom X pada anaknya, sementara ayah dari anak tersebut dapat menyumbangkan kromosom X atau kromosom Y. Akibatnya, ayah adalah orang tua yang menentukan jenis kelamin anak. Namun, seorang anak mewarisi beberapa sifat dari ibunya dan sifat-sifat lainnya dari ayahnya

d. X dan Y

Kromosom seks, salah satu dari sepasang kromosom yang menentukan apakah individu itu pria atau wanita. Kromosom seks manusia dan mamalia lainnya ditunjuk oleh ilmuwan sebagai X dan Y. Pada manusia, kromosom seks terdiri dari sepasang dari total 23 pasang kromosom. 22 pasang kromosom lainnya disebut autosom

e. JENIS AUTOSOMAL

Di luar kromosom X dan Y, kromosom lain dalam 23 pasang dalam tubuh manusia disebut kromosom autosomal. Kromosom autosomal dianggap pasangan kromosom 1 sampai 22. Sel reproduksi seperti telur dan sperma harus memiliki jumlah kromosom yang tepat agar memiliki keturunan yang berkembang dengan benar. Misalnya, individu dengan sindrom Down memiliki tiga salinan kromosom 21, bukan dua salinan yang ditemukan pada individu lain – sesuatu yang dianggap sebagai kelainan autosomal.


FUNGSI KROMOSOM

1. MENYIMPAN INFORMASI GENETIK

Kromosom yang tersusun atas untaian rantai DNA mengandung informasi genetik seseorang. Kode – kode genetik tiap individu ialah unik, maka dapat digunakan untuk melacak silsilah kekerabatan dalam dunia kedokteran ataupun kepolisian. Informasi genetik yang tersimpan dalam kromosom dapat juga dijadikan acuan untuk memeriksa kelainan – kelainan bawaan atau buatan dalam tubuh seseorang.

2. AGEN PEWARISAN SIFAT

Saat sel mengadakan pembelahan sel baik mitosis ataupun meisosis maka akan terjadi tahap duplikasi kromosm. Hal ini bertujuan untuk membagiakan informasi genetik yang sama kepada sel baru. Sementara pada sel gamet yang merupakan sel seks memiliki hanya separuh informasi dari tubuh induk. Sebab pada fertilisasi akan terjadi penyatuan sel gamet. Individu baru yang terbentuk memiliki informasi dari kedua belah induk.

3. MENGATUR METABOLISME SEL

Kromosom terletak di dalam inti sel, dan semua aktivitas sel di atur oleh inti sel sebenarnya ialah atas kontrol dari kromosom. Sintesis protein pada organisme dapat berlangsung dengan menggunakan cetakan kode genetik yang tersimpan dalam kromosom.


Berdasarkan fungsinya, kromosom manusia dapat digolongkan menjadi:

1. KROMOSOM SEKS

Yaitu kromosom yang mengatur jenis kelamin. Kromosom ini jumlahnya hanya sepasang pada sel tubuh. Sementara jumlahnya tunggal pada sel gamet. Peristiwa gagal berpisah pada saat gametogenesis dapat menyebabkan kelainan jumlah kromosom seks. Pada laki – laki kromosom seksnya ialah XY, sementara kromosom seks pada wanita ialah XX. Sehingga terdapat sperma X dan sperma Y, namun hanya akan ada satu ovum X. Kromosom Y merupakan faktor pembentukan jenis kelamin.

2. KROMOSOM TUBUH

Yaitu kromosom yang mengatur semua sifat di dalam tubuh manusia kecuali jenis kelamin. Contohnya ialah bentuk rambut, warna kulit, bentuk hidung dan sebagainya. Jumlah kromosom tubuh pada sel tubuh manusia ialah 22 pasang atau 44. Sementara jumlahnya pada sel gamet baik ovum maupun sperma ialah 22.

Sejaraah Lengkap Kerajaan Kediri dari Awal Masa Berdirinya hingga Penyebab Runtuhnya Serta Peninggalannya

  Berdirinya Kerajaan Kediri diawali dengan putusan Raja Airlangga selaku pemimpin dari Kerajaan Mataram Kuno yang terakhir. Dia membag...